SIBOLGA | MEDIA–FAKTASEBER.COM - Efendi Sinambela, seorang warga lansia dari Kelurahan Sibolga Ilir, mengaku sangat kecewa karena tidak lagi terdaftar sebagai penerima bantuan beras yang disalurkan di kelurahan setempat.
Efendi menjelaskan bahwa saat bantuan beras tersebut masih disalurkan melalui Kantor Pos Sibolga, ia selalu mendapatkan undangan dan menerima bantuan tersebut secara rutin.
Warga yang beralamat di Jalan Tipang Jaya No. 8, RT 000/RW 000, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga ini juga menunjukkan surat pemberitahuan dari Bulog dengan nomor BAST 1273011004/22500/5.
Dalam surat pemberitahuan tersebut, tercantum beberapa persyaratan pengambilan bantuan, yaitu:
1. Penerima Langsung (Diri Sendiri): Membawa KTP/KK asli yang sesuai dengan data BAST.
2. Penerima Perwakilan (Dalam 1 KK): Membawa KTP asli/fotokopi dan/atau KK asli, serta KTP asli dari perwakilan yang bersangkutan.
3. Penerima Perwakilan (Luar KK): Dapat diwakilkan kepada keluarga terdekat, tetangga terdekat, atau aparat RT/RW/desa/kelurahan dengan membawa fotokopi serta KTP asli dari pihak yang diwakili dan yang mewakili.
4. Penerima Pengganti: Membawa KTP asli, di mana nama penerima pengganti harus sudah tercantum dalam formulir Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dan menandatangani BAST pengganti.
5. Pendataan: Bersedia dilakukan geo-tagging, foto diri, foto KTP/KK, serta pendataan lain oleh petugas juru serah.
6. Jadwal: Waktu dan tempat pelaksanaan akan diberitahukan lebih lanjut oleh aparat desa/kelurahan atau RT/RW setempat.
7. Bebas Biaya: Penyaluran bantuan tidak dipungut biaya apa pun oleh petugas pos.
"Itulah uraian aturan penerimaan bantuan beras yang kami ketahui," ujar Efendi. Ia mengaku kaget saat pembagian beras dialihkan ke pihak kelurahan, namanya justru hilang dari daftar penerima. "Padahal saya sangat membutuhkan bantuan beras tersebut," ungkapnya lirih.
Sementara itu, Lurah Sibolga Ilir belum memberikan keterangan terkait keluhan Efendi Sinambela. Saat awak media coba menghubungi melalui telepon selulernya untuk konfirmasi, Ibu Lurah belum dapat di hubungi singga saat ini. (H. Roberto Sitohang)

Komentar

