Satu Tahun Pasca Bencana Alam, Jalan Longsor di Sibolga Utara Belum Diperbaiki

Iklan Semua Halaman

.

Satu Tahun Pasca Bencana Alam, Jalan Longsor di Sibolga Utara Belum Diperbaiki

Redaksi Faktaseber
Kamis, 10 September 2026


​SIBOLGA | MEDIA-FAKTASEBER.COM — Satu bulan mendatang, genap satu tahun pascabencana alam yang menerjang Kota Sibolga. Namun, beberapa ruas Jalan Maraden Panggabean di Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, hingga kini belum mendapat perhatian dari Wali Kota Sibolga maupun Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sibolga.


​Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat empat titik jalan rusak dan longsor yang belum diperbaiki, yaitu:

​Ruas jalan di dekat SMK Negeri 2 Sibolga. ​Area dekat jembatan menuju jalan ke Gereja HKBP Sibolga Julu. ​Pinggiran jalan Aek Garut, tepat di belakang SD HKBP Sibolga Julu. ​Akses jalan menuju Lobu Lingkungan 1, Kelurahan Angin Nauli.


​Masyarakat menyayangkan lambatnya penanganan dari pemerintah daerah. Tanda peringatan di lokasi kerusakan bahkan baru dipasang sekitar seminggu yang lalu, setelah terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa seorang siswa SMK Negeri 2 Sibolga akibat menabrak alat berat yang terparkir di pinggir jalan. Pasca-kejadian tersebut, alat berat baru dipindahkan ke lokasi proyek lain di ujung Kota Sibolga.


​Media ini telah dua kali mempublikasikan kondisi kerusakan jalan tersebut agar segera mendapat tindakan dari pihak berwenang demi mencegah jatuhnya korban jiwa susulan. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda pengerjaan fisik di lokasi.


​Warga setempat berharap Wali Kota Sibolga segera mengambil langkah nyata dengan menginstruksikan Dinas PU Kota Sibolga untuk melakukan perbaikan.


​"Kami sangat berharap Bapak Wali Kota Sibolga segera memerintahkan Dinas PU untuk memperbaiki jalan ini. Jalan ini merupakan akses harian warga. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa berikutnya," ujar salah seorang warga Angin Nauli.

​(H. Roberto Sitohang)

close